Sabtu, 05 Juli 2014

Karenamu aku cemburu

      Assalamu'alaikum and Hai

      Biar sedikit perasaan itu pasti terselip, terutama dalam diri makhluk bernama perempuan. Bukan berarti lelaki tidak pernah dilanda cemburu. Hanya saja watak laki-laki yg cenderung lebih mengandalkan logika ketimbang perempuan, membuat mereka lebih pandai dalam mengemas perasaan kala rasa cemburu melanda. Bahkan dalam tingkatan tertentu bisa jadi mereka mampu menetralisirnya.
       Lalu bagaimana dengan perempuan? Apa yg bisa dilakukan ketika mereka cemburu? Haruskah serta merta mengusir jauh-jauh perasaan itu ketika hadir? Jika boleh ditunjukkan, sebatas apakah? Adakah cara jitu memenej perasaan cemburu?
       Menghadirkan sosok Aisyah R.A yg sekalipun merupakan istri Rasulullah yg usianya termuda, tercantik, dan menonjol kecerdasannya, tetap saja tidak bisa menghindar dari rasa cemburu ketika suaminya bersama istri lain. Bagi saya hal ini menunjukkan betapa ‘manusiawi’nya perasaan cemburu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar