Rabu, 30 Juli 2014

Susah hamil? Jangan-jangan TB


Assalamu'alaikum and Hi...

Susah hamil? Jangan-jangan TB

Setiap pasangan yg baru menikah pasti biasanya ingin segera hamil, lalu cepat mendapatkan keturunan. Namun saat ini, seiring dengan berubahnya gaya hidup pasangan muda maslah infertilitas menjadi isu yg paling hangat. Seringnya, anormali hormon serta infeksi virus seperti Toksoplasma dipandang sebagai penyebab infertilitas yg paling serius. Sangat sedikit yg menyadari, penyakit Tuberkulosis (TB) bisa menghalangi seorang wanita untuk hamil. Sulit hamil bisa menjadi penanda adanya infeksi tuberkulosis di dalam tubuh wanita.

Tuberkolosis bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, salah satunya organ tuba falopi yg berperan dalam ovulasi dan pembuahan, bisa mengalami sumbatan atau penyempitan akibat TB. Hanya kuku dan rambut yg bebas terkena infeksi. Tuberkulosis epidermis yg membuat wanita menjadi mandul ini memang tak sebanyak kakus TB paru. TB ini merupakan tuberkulosis ekstraparu (selain paru) yg dapat terjadi jika sebelumnya telah terjadi infeksi TB di bagian tubuh lainnya.

Tuba falopi bisa mengalami sumbatan atau penyempitan akibat kuman mycobacterium tubercolosis, yg menyebabkan penyakit TB. Bila tersumbat, sel telur tidak bisa dibuahi sperma, atau embrio yg terbentuk tidak dapat masuk ke rahim untuk berkembang. Kondisi ini yg membuat kehamilan sulit terjadi.

TB adalah penyakit yg menular yg disebabkan oleh “basil tuberkulosis”. TB menular melalui udara, sewaktu pasien batuk, bersin, meludah, atau berbicara. Kuman keluar melalui percikan dahaknya dan dapat terhirup oleh orang sekitarnya. Beberapa gejala umum yg muncul apabila seseorang terjangkit TB adalah demam, terkadang menggigil, keringat pada malam hari, nafsu makannya menurun, berat badan menurun dan badan cepat lelah. Untuk kasus Tbparu, memberikan gejala yg sangat khas yaitu batuk berdahak dalam waktu yg lama 2-3 minggu, nyeri dada dan batuk darah.

TB dapat menyerang siapa saja, kemungkinannya menjadi lebih besar apabila terjadi kontak penderita TB dengan anak di bawah lima tahun, kontak dengan pasien yg menderita imunokomromais (sistem imun yg menurun), khususnya infeksi HIV dan kontak dengan pasien TB multi-drug resistant (TB MDR). Pasien TB MDR adalah pasien yg sudah mengalami kekebalan terhadap obat anti tuberkulosis (OAT) yg sangat poten rifampisin dan isoniazid. OAT merupakan obat utama dalam pengobatan TB. Obat herbal juga dapat diberikan sebagai obat komplementer. 

Catatan Hati Bunda Untukmu


Assalamu'alaikum and Hi...

Apakah yg Allah bisikkan, ketika engkau di rahimku, sayang?

Bersamamu, kulayari waktu dan beninglah segala jiwa dan pelangilah setiap kehampaan. Dan bintang yg luruh dimatamu adalah lentera juga menuju jalan-Nya. 

Menatap kehadiranmu aku bagai melihat lukisan-Nya terbentang indah dan memukau

Catatan Hati Bunda Untukmu

Pernahkan bunda sampaikan padamu, sayang? Bahwa memilikimu adalah hal terbaik dalam hidup, sepanjang usia yg ketiga puluh enam ini. Kau pasti tau betapa hari-hari bunda berubah sejak kehadiranmu dan adikmu. Sejak menjadi ibu, maka hari-hari bunda tak sama lagi. Selalu punya warna yg berbeda tetapi membawa rasa yg sama yaitu bahagia.

Taukah, nak? Ketika seseorang menjadi ibu maka dia telah membagi-bagi sebagian jiwanya pada bayi-bayi mungil yg terlahir... bahagia atau sedihnya banyak tergantung padamu. Sebab jiwa seorang ibu tak pernah utuh lagi sejak seorang makhluk kecil hadir dalam hidup mereka. Jangan salah, mereka berikan setengah nyawa bukan karena terpaksa, melainkan karena tak tau lagi apa yg bisa diberikan untuk anugerah sebesar itu.
Maka maklumi kami, nak... jika sebagai seorang ibu mudah sekali merasa cemas. Memang tak selalu bunda bisa berada di sisimu karena berbagai kegiatan yg menyita waktu. Kadang kau mengeluh tentang itu, tapi mudah-mudahan itu tidak membuatmu dan adikmu kecil hati. Ingat kan betapa pun sibuknya, bunda selalu berusaha mendengar setiap kalimatmu. Betapa pun letihnya, setiap kalu kau dan adikmu sakit, maka bunda rela begadang semalamanuntuk bisa mengawasimu.

Banyak hal yg terjadi dalam kehidupan bunda sayang. Allah begitu pemurah. Diberinya bunda nikmat bertubi-tubi. Tetapi jika kau tanya apakah semua itu membahagiakan bunda? Maka jawabannya adalah ya, tapi sebagaimana perasaan ibu-ibu lain, nak... prestasi apa pun, tidak ada yg sebanding dengan kebahagiaan yg Allah berikan dengan kehadiranmu dan adikmu. Perasaan ajaib yg susah dilukiskan. Tapi mereka yg menjadi ibu pasti memahami hal ini.

Bunda ingin selalu di sisimu, nak... bisa menjagamu. Melalui semua yg kau lalui, dan tidak kehilangan momen apa pun, meski yg terakhir agak susah sejak kau masuk sekolah. Pernah kepada ayah, bunda sampaikan perasaan kehilangan bunda karena kini kau bersekolah. Itu artinya kau akan memiliki teman-teman, sayang. Punya orang lain untuk berbagi cerita. Bagi bunda itu cukup menyedihkan, sebab bunda tak lagi menjadi satu-satunya teman ‘curhat’mu.

Tapi itu adalah hal yg tidak mungkin dicegah, kau dan adikmu akan besar, memiliki banyak teman dan dunia sendiri. Mungkin di masa depan, akan ada seorang yg mendekati dan mengatakan mencintaimu. Mungkin aku pun merasakan hal yg sama.

Tapi semoga perasaanmu terhadap ayah dan bunda, tidak akan pernah terkalahkan, oleh seseorang yg belum lama hadir di hidupmu. Bunda berharap tidak ada rahasia yg terlalu besar untuk kau ceritakan kepada kami, sayang. Tidak ada ketakutan yg mencegahmu untuk bersikap terbuka terhadap kami. Seperti juga bunda berharap kau selamanya tau tidak ada cinta yg lebih besar dari cinta yg dimiliki ayah dan bunda untukmu.
Sayang, bunda sadar, bunda dan ayah tidak sempurna. Maka maafkan bunda untuk semua hal yg menurutmu telah melukai. Maafkan bunda jika banyak ketidaksempurnaan dalam upaya bunda menunjukkan cinta kepadamu. Maafkan jika kadang bunda terkesan kurang perhatian, atau terlalu mencerewetimu. Bunda hanya takut, sayang... takut usia bunda tak cukup panjang untuk menemanimu. Bunda tidak tau berapa umur yg diberikan-Nya untuk bunda.

Tapi bunda berharap semoga itu cukup bagi bunda untuk membimbingmu menjadi muslimah dewasa yg sholehah, cerdas, yg peduli dan mencoba berbuat untuk umat. Juga membimbing adikmu.  Bunda yakin, kau tau... sebaik-baik hamba Allah adalah yg paling bermanfaat bagi sesamanya. Sia-sia kecantikan jika membuatmu merasa lebih baik apalagi sampai menyakiti orang lain. Percuma kecerdasan jika tidak memberi kebaikan bagi orang lain. Dan sungguh merugi, jika nikmat kebendaan yg Allah berikan, tak sampai ke orang lain, dan hanya terputus kepadamu.
Sebab kehidupan dan semua yg kita miliki, mata, hidung, mulut, tangan, kaki, semua milik Allah. Semua titipan-Nya agar kau gunakan sebagai alat menyebarkan kebaikan kepada orang lain.

Anakku, bunda ingin kau tabah menghadapi segenap ujian-Nya. Bukankah hidup merupakan kelas ujian demi ujian? Jangan pernah lemah sayang. Jangan pernah merasa putus asa. Percayalah Allah dekat dan memiliki kekuatan luar biasa untuk menolongmu, mencarikan jalan keluar bagi kesulitan-kesulitanmu, sayang. Menciptakan banyak keajaiban. Jangan pernah meminya kepada selain-Nya, sayang.
Berdoalah senantiasa. Juga untuk ayah dan bunda, meski ketika kami sudah tidak ada lagi di sisimu. Semoga Allah memberikan pendamping yg menuntunmu ke surga-Nya. Juga pejuang-pejuang cilik dari rahimmu untuk meneruskan amanat Rasul kekasih kita. Semoga Allah memberikan kebaikan yg sama untuk adikmu. Doa terakhir bunda, semoga Allah mengumpulkan kita semua, cinta.... suatu hari nanti di surga-Nya.

Hati cermin keimanan


Assalamu'alaikum and Hi...

Hati cermin keimanan


Wahai muslimah... apakah yg menjadi pusat pengendali jiwa kita tatkala sedang gelisa? Jawabannya tentulah hati. Hati merupakan benteng jiwa yg harus kita pelihara agar terawat, utuh, dan kuat, sehingga bisa tetap bertahan dalam kondisi zaman yg terus berubah.

Dalam perjalanan hidup kita, hati akan senantiasa berubah. Kadang-kadang, hati merasa riang gembira tak terkira. Tetapi pada saat yg lain, hati akan merasa sedih. Pada waktu yg berbeda, hati merasa tenang. Tetapi pada saat yg lain, hati gelisah. Begitu pula dalam ibadah. Suatu saat, hati ingat kepada Allah dan ingin selalu beribadah. Tetapi pada saat yg lain, hati lupa kepada-Nya, bahkan banyak melanggar ajaran agama!

Itulah hati, sebagaimana artinya, selalu berubah-ubah. Hati atau qalb berasal dari kata qalaba yg bermakna ‘berbolak-balik’. Hati yg senantiasa bersih akan selalu tenang dan siap menghadapi keadaan apa pun, termasuk keadaan yg membuat kita sedih atau gelisah. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaganya agar terus terarahkan pada hal-hal yg positif.

Sebenarnya, hati senantiasa membisikkan hal-hal yg baik. Misalnya, ketika ada orang yg mendapat musibah atau bencana meskipun berbeda agama, suku, golongan, jenis kelamin, ras, warna kulit, atau ideologi. Hati akan membisikkan perasaan kasihan dan ingin menolongnya. Perasaan seperti ini tidak memandang usia tua atau muda, orang baik atau jahat, orang kaya atau miskin.

Demikian juga sebaliknya, hati akan melarang setiap tindakan kita yg mengantarkan kita pada keburukan. Allah tidak suka jika makhluknya berpaling dari hati yg bersih. Hatilah yg pertama kali memberontak dan memberi nasihat ketika kita akan mengerjakan hal-hal yg buruk atau perbuatan dosa. Hati pulalah yg memunculkan perasaan penyesalan atau kegelisahan ketika kita melakukan tindakan yg kurang terpuji. Ketika perasaan itu muncul, ini pertanda bahwa hati kita kembali kepada Allah.

Sayangnya, hati kita sering tertutup sehingga tidak memancarkan cahaya, terutama pancaran dari sifat-sifat Ilahiah. Menurut Imam Al-Ghazali, hati menusia ibarat cermin yg akan mengilap dan memantulkan cahaya jika selalu dibersihkan dari noda. Jika hati dipenuhi noda, perbuatan-perbuatan yg berseberangan dengan sifat-sifat Allah, ia akan berkarat dan sulit menerima cahaya. Karena hati yg bersih akan menerangi jiwa manusia sehingga memancarkan aura kemuliaan.

Salah satu cara agar hati kita tidak gelisah adalah dengan senantiasa menanamkan sifat-sifat Allah. Tetapi, untuk sampai pada derajat kesempurnaan bukanlah hal yg gampang. Hati akan melalui ujian dan godaan. Ujian itu bisa muncul dalam bentuk keluarga, harta, dan kedudukan.

Jalan yg efektif untuk menanamkan sifat-sifat Allah adalah taqarrub. Dengan taqarrub, kita akan senantiasa dekat dengan Allah. Dan bukankah semua ujian itu mudah dilalui dengan pertolongan-Nya? Jadi, seberapa seringkah kita ber-taqarrub?

Dalam tradisi sufi terdapat ungkapan; man ’arafa nafsahu faqad ‘arafa rabbahu (siapa yg mengenal dirinya, akan [mudah] mengenal Tuhannya). Jadi, dengan mengenal siapa kita, kita pun mengenal Tuhan. Dengan mengenal Tuhan, hati akan bersih karena kita yakin bahwa semua yg kita lakukan akan dibalas-Nya secara adil.

Dengan keyakinan yg kukuh ini, kita akan meraih ketenteraman. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah... “orang-orang yg beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS Al-Ra’d [13]: 28). Jadi, sering-seringlah mengingat-Nya agar hati terhindar dari kegelisahan.

Selasa, 29 Juli 2014


The thing is... mungkin di awal-awal pernikahan, beberapa angan kita tentang pernikahan, terbukti. Jalan-jalan bareng, terutama semasa honeymoon. Si dia selalu berada di sisi kita, ketika cinta masih berwarna merah muda. Selalu mengantar jemput, mendengarkan seabreak curahan hati kita.

Tetapi kehidupan akan bertambah keras, dan umumnya pasangan harus berjuang, dan istri tidak bisa lagi bergaya sebagai si imut yg manja, yg menuntut untuk selalu menjadi prioritas utama suami, atau lebih karenanya menjadi cinderella yg jadi pusat perhatian sang pangeran. Bukan hanya suami, istri juga mengalami ini sih. Nggak usah jauh-jauh. The minute kita punya anak, pasti first priority bergeser : bukan si ayah lagi. Kini anak jadi tumpuan perhatian dan kasih sayang.

Bukan berarti lantas pasangan menjadi tidak penting lagi. Tetapi ketika terjadi perubahan dalam hidup, terlepas apakah terkait pekerjaan, situasi ekonomi, tempat tinggal, posisi dan jabatan, bertambahnya anggota keluarga, wajar jika prioritas ditinjau kembali atau ikut mengalami perubahan.

Realitasnya kira-kira begini, saat hanya berdua dengan suami, maka energi dan perhatian istri hanya terbagi dua, begitu juga situasinya dengan suami. Saat hadir anak pertama, maka energi dan perhatian itu terbagi menjadi tiga. Begitu seterusnya. Jika memahami ini, lontaran hati yg mungkin pernah tercetus di hadapan pasangan ketika kita ngambek: “aku ngerti ko, sekarang aku memang bukan prioritas lagi dalam hidup kamu!”

Tidak akan semudah itu keluar. Kecuali jika suami nyata-nyata menunjukkan sikap tidak bertanggungjawab : tidak memberikan nafkah lahir atau batin, padahal dia mampu. Atau sibuk dengan kegiatan tidak penting di luar kantor, hingga tidak punya lagi waktu untuk istri dan anak-anak. Atau menganiaya pasangan.

Keberadaan suami sebagai partner untuk membesarkan anak-anak menjadi generasi rabbani, juga ternyata bukan merupakan kepastian. Cukup banyak kaum ibu yg mengeluh kepada saya, karena memiliki suami yg cuek dan tidak peduli, boro-boro memiliki konsep untuk mengarahkan anak-anak. Sebagian ayah merasa sudah menunaikan tanggung jawab jika sudah memberikan uang belanja dan uang sekolah anak-anak.

Di sinilah kreativitas seorang ibu dan kekuatan hati dibutuhkan. Siapakah jiwa ternyata ruang ini hanya kita isi sendiri tanpa uluran tangan suami? Pun harapan lain seperti soal uang belanja rutin, uang jajan, serta semua kenyamanan hidup. Kehidupan dengan begitu banyak teka-tekinya menuntut persiapan kita, seorang istri untuk bisa mandiri secara ekonomi, jika terjadi sesuatu yg tidak kita harapkan. 

Sabtu, 26 Juli 2014


       Hari terakhir Ramadhan mungkin memang termasuk satu di antara hari yang terpenting di bulan Ramadhan. Karena di hari inilah kita berpisah dengan indahnya kasih sayang Allah kepada kita semua. Di bulan ini kita diberikan kesempatan untuk mensucikan diri, meraih pengampunan dari Allah, dan berbagi kepada mereka yang kurang mampu. Namun, janganlah kita lupa, bahwa kemenangan yang akan kita raih bukanlah kemenangan yang sempurna apabila kita tidak memahami arti pentingnya kita berpuasa selama sebulan ini.

Satu di antara makna penting berpuasa adalah menahan diri dari emosi kita. Dalam bulan puasa, kita tidak hanya harus menahan nafsu keduniawian kita, tetapi juga melatih kesabaran kita dalam menghadapi semua cobaan yang ada dalam hidup kita. Dengan bersabar, kita akan mampu menjaga diri kita dari segala konflik atau masalah yang tidak perlu. Dengan bersabar, kita dapat menjaga tali silaturahim dengan semua orang yang kenal dan dekat dengan kita.
 
Sikap bersabar inilah yang harus kita bangun terus menerus sepanjang hidup kita. Agar tidak ada kata-kata atau perbuatan kita yang menyakiti orang lain. Karena kita tidak pernah tahu apakah kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk mensucikan diri di bulan Ramadhan selanjutnya... Sungguh merugilah kita kalau kita tidak dapat membiasakan diri bersabar setelah kita meraih hari kemenangan dan kefitrian kita kembali.

Jumat, 25 Juli 2014


Kau hadir mengisi kehidupanku. Kau ketuk pintu hatiku, yang membuatku enggan berpaling dan menjauh darimu. Kau hadirkan bunga-bunga asmara antara kita. Hingga sampai saat dimana ku tersadar, entah jalan apa yang sedang kulalui ini. Tanpa petunjuk mana yang benar dan mana yang salah.. karna semua masih nampak abu-abu, belum jelas ujung dari semua ini.



Wahai Calon Imamku Sang Pengunci Hatiku  .

Jika engkau mengharapkan harta menggunung tinggi, aku pasti akan mengecewakanmu..
Jika engkau mengharapkan wajah secantik puteri,  aku pasti akan mengecewakanmu..
Jika engkau mengharapkan layanan sebaik khadam, aku pasti akan mengecewakanmu..
Jika engkau mengharapkan teman yang setia di sisi, aku pasti akan mengecewakanmu..

Wahai Adam yang akan bertahta di hatiku sebagai Calon Imamku.
Adakah secercah harapan yang kau titipkan untukku
Adakah sekeping hati yang bisa aku singgahi
Adakah segenggam mimpi yang bisa kau simpan untukku..

Wahai Calon Imamku Sang Pengunci Hatiku.
Engkau terlalu indah untuk disakiti
Engkau terlalu berharga untuk dipermainkan
Engkau terlalu sempurna untuk dicampakkan.

Wahai Calon Imamku Sang Penuntun Hatiku.
Jadilah engkau bak mutiara dilautan
Yang selalu bersinar
Memancarkan cahayanya yang berkilauan
Walau engkau berada dalam lumpur yang paling dalam..



Ya Allah….
Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian hidupku
Seorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tetapi untuk-Mu
Dan mengetahui bagi siapa dan untuk siapa ia hidup,
Sehingga hidupnya tidaklah sia-sia


Seorang yang memiliki hati bijak bukan hanya otak yang cerdas,
Seseorang yang tidak hanya memujaku, tetapi dapat juga menasehatiku bila salah,
Seorang pria yang mencintaiku bukan karena kecantikanku, tetapi karena hatiku,
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi

 
Seorang pria yang dapat membuatku merasa dihargai sebagai seorang wanita kala berada di sisinya,
Aku tidak meminta seorang pria yang sempurna,


Namun aku meminta seorang pria yang tidak sempura sehingga aku dapat membuatnya sempurnya di mata-Mu


            Duhai calon pemilik tulang rusukku, aku akan segera hadir dalam dinginnya malam dengan hangatnya jiwa. Ku tunggu hingga Ijab Kabul terucap dari lisanmu. Aku akan menjaga dalam harumnya semerbak dalam jiwaku, menunggu hingga engkau menahkodai bahtera kita. Ku kan berhijab dengan sempurna dengan tak selalu mengikuti arah arus angin yang berhembus.

 Duhai calon imam dalam sholatku, aku kan selalu hadir dalam cintamu kepada Allah, dengan sigap aku akan menghamparkan sajadah sebagai alas sujudmu, dengan hadirku sebagai makmum Insya Allah akan menyempurnakan sholat kita. Deru do’amu teiring “aamiin” dari lisanku.

 Dalam hening malam bulir air mata tak henti ku teteskan bercahayakan munajat doa.

 Duhai calon pemilik tangan gagah yang menolongku ketika aku terpuruk dan jatuh.. lindungi aku dalam perjalanan hidup kita, ketika engkau terluka kan kubalut dengan cinta jiwa yang merona, menyembuhkan segala perih dalam jiwamu.

 Duhai calon pengusap air mataku, sungguh engkau takkan rela calon bidadarimu ini menangis, usaplah lembut pipi kemerah-merahan ini agar tak menangis, dan kan kuhaluskan telapak kakimu dengan mencucikannya ketika engkau pulang dari berjihad.

Duhai calon ayah dari para mujahi-mujahidah kita, aku sebagai madrasah pertama sebagai sumber ilmu dari anak anak kita, kan kutanammkan ilmu agama agar mujahidah kita takut akan Rabbnya, santun pada kedua orang tuannya, menghormati orang-orang yang lebih tua. Akhlakul karimah yang baik kan kusisipkan dalam prilakunya semenjak kecil.

 Duhai calon nahkoda yang kan membawa keluargaku ke surga…
Mari kita hiasi rumah kita dengan cahaya cahaya iman…

Aku dalam diam sengaja tak menampakkan diri, agar engkau benar benar menemukanku dalam cahaya sujudmu
Aku tak banyak bicara karna aku takut ketika aku menyapa, engkau tepesona pada apa yang kuucap
Aku menunduk malu, tak berani menatap mata binar yang engkau miliki, karena aku takut dapat memudarkan imanku.

Temukan aku wahai calon imam dalam sujudku…

Aku menunggu lisan ijab darimu..


Ya Allah…
Sekiranya dia adalah suami pilihanMu untukku
Berilah aku kekuatan dan keyakinan untuk terus bersamanya
Sekiranya dia adalah suami yang akan membimbing tanganku dititianMu
Karuniakanlah aku sifat kasih dan ridha atas segala perbuatannya

Sekiranya dia adalah suami untukku di SurgaMu
Limpahkanlah aku dengan sifat tunduk dan tawadhu akan segala perintahnya

Sekiranya dia adalah yang terbaik untukku di DuniaMu
Peliharalah tingkah laku serta kata-kataku dari menyakiti perasaannya

Sekiranya dia adalah jodoh yang dirahmati olehMu
Berilah aku kesabaran untuk menghadapi segala masalah saat bersamanya


Ya Allah…
Kuatkanlah hati dan semangatku
Tabahkanlah aku dalam menghadapi segala cobaanMu
Jadikanlah aku isteri yang disayangi suamiku
Bukakanlah hatiku untuk menghayati agamaMu
Bimbinglah aku menjadi isteri sholehah untuk suamiku


Ya Allah Tuhanku…
Aku hanya ingin menjadi isteri yang dirahmati
Isteri yang dikasihi
Isteri yang sholehah
Isteri yang senantiasa ada dihatinya

Rabu, 16 Juli 2014

Biduk rumah tangga ibarat kapal yang berlayar di tengah samudra. Terkadang tak pelak kapal itu harus berhadapan melawan arus ombak yang tenang, kadang harus berjuang bertahan melawan ombak yang tinggi, dan bahkan kadang harus menentang badai.

Sama halnya sebuah hubungan dalam rumah tangga... kita pasti pernah menemui kerikil kecil yang menggelitik perjalanan rumah tangga. Bahkan tak jarang kerikil itu bisa menggelembung menjadi bongkahan batu yang keras atau menjadi konflik bola panas yang mengancam kebahagiaan keluarga kita. Lalul haruskah kita biarkan bola panas itu membumi hanguskan janji suci kita pada Allah ?
Naudzubillahimindzalik ...

Sebuah keluarga sama halnya seperti makhluk hidup yang bernyawa.
Di mana bila kita menginginkan keluarga itu tetap hidup dan awet sepanjang masa, maka kita wajib merawatnya dengan kasih sayang, memupuknya dengan kepercayaan, dan menyiramnya dengan rasa saling hormat serta menghargai satu sama lain.

Sungguh Allah mencintai hambaNya yang selalu bersabar demi memohon ridhoNya ...
Wahai saudaraku yang beriman dan bertaqwa sudahkah diantara kamu merasakan cinta yang sesungguhnya kepada Allah ?

Sudahkah diantara kamu merasakan getar-getar rindu yang membuncah pada Allah ?

Sudahkah diantara kamu tahu bahwa hanya dengan bersujudlah, kita bisa semakin mesra dalam dekapan rahmat Allah ?

Mungkin belum semua umat muslim memiliki kesadaran cinta, kesadaran rindu dan ketergantugan hidup yang tinggi kepada Sang PenciptaNya, Allah SWT

Senin, 07 Juli 2014

Ending

Assalamualaikum and Hi,

If you still remember, I went to Cornwall before .. my very first trip when I got here.with friends and it is not an hour away from Bristol.ok…so I consider this to be my very first trip yg jauh with friends.ehehhe..u can see the last post here. :)
and who would know that my last trip with friend is also CORNWALL.:) I went there last weekend with my friend’s Friends.They are awesome!!~ . Thanks for having me guys;)
There re few new places I havent been to ..so….Lets start!~

FIRST STOP
I WENT TO ST IVES BEACH BEFORE.. SO…this time…I went to ..
.ST IVES HARBOUR


picture credit to teekay:)


then after that…hujan!~.lari lintang pukang..anjing pon terkjut tgk..ehehhe…so we went back to the hostel and check-in and wash up coz later we re  going for dinner at chinese restaurant …and the owner is from malaysia..ehehheh..


after kekenyanyang….tidorla saya….after reading two pages of enterprise management theories.( yups brought along my notes ) :P
CORNWALL-BRISTOL
here’s our pict infront of our hostel:)) things that you can see when you’re abroad…just like in the movie… your nextdoor neighbour passed out ..highly because of overdose..sooo..pnuh la polis and ambulance di tempat kejadian…however its not my first time to see such situation..i saw worst..ehehhehe…anyway…lets hit the road!~
FIRST STOP: MINACK THEATRE







 how interesting kan????:)) i almost cried….its just sooo beautiful….i even pasang angan2 to go there again with my loved ones…ahahhaha..(berangan takpe) but then i would suggest you to wear many layers walaopon tempat anda( bristol) sudah panas. gila sejuk tmpat ni..the wind is just TOOOOOO STRONG.i sampai takde mood nak bergambar coz I cant move a lot.huuuu




3rd stop :  Kynance Cove
tempat ni….mula2 sjuk…ahahha..but then you need to do a lil bit of hiking and walking A LOT..sooo….berpeluh jugakla kan…:) but then the view….MASYAALLAH...breathtaking ;)




THats all for my CORNWALL TRIP…My last trip in UK with FRIENDS. counting days to go back now..wish me luck for my exam okay:) I ll see you guys soon:)) Before I end this post.feelfree to feel dizzy when watching this video..ahahhah .



Love



Minggu, 06 Juli 2014

Malaga & Al Hambra, Granada

Assalamu'alaikum and Hi

How are you..Im good…I feel good..finally home..thats all that I wanted.. but now..Im looking for a job…which makes me..feel…eurghhh….its tiring to search and click …and get nothing in return.ahahhaha…anyway….As I have already promised…Here is the post of my trip to Spain..on the first day..er… My trip to Spain was Okay . We went to few places but then…in a short period..takleh nak lengah lengah sgt lah…. so we were in a rush all the time..

We took a flight from Bristol to Malaga, Monday at 630 in the morning if im not mistaken. because we checked at out from the hotel at 3 am.  It took only 2 hours to Malaga. since it was my first flight since the ” you know what” so ..I am a bit freak out…I dont know why ..but I am bit scared to fly these days…it feels not safe….but Alhamdulillah everything was okay and we reached Malaga as scheduled. We were welcomed by Alhamra tour..” travel the halal way”,, Do check them out okay …heres the link….

https://www.facebook.com/alhamratourtravelthehalalway

Anyway….We went for a short sight seeing around Malaga…before headed to Granada.:)

Málaga Cathedral

“Founded in the 15th century on the site of a mosque, the church has an unusual rectangular shape, its Isabelline-Gothic portal is the only remaining part of the original structure which was rebuilt in 1714. The interior is richly decorated and its main altar features a magnificent 16th century retable”





Later, we went to this Indian restaurant, Muglia – Highly recommended. Biryani is Exquisite!!!~





We were a bit late as the ticket to enter Al Hambra is at 3.. So Lucky the tourguide used all his power to go pass the guard BY CAR..prohibited actually but then cepat2 turun after masuk sbb few guards da follow..ahahhahahahh..

Take a tour around Al Hambra through this pictha okay…Enjoy:)




















I wish I can show all the pictures but I takut u ols muntah plak..eheheheh..ini plak..tempat2 untuk beli souvenirs….dekat centre die la…:)


Love,